
Di tanggal 1 juni 2017 kemaren, memang tidak ada yang spesial di hari itu. but, saya melihat banyak sekali post tentang hashtag #SayaIndonesia #SayaPancasila mengapa ini begitu ramai disontakkan di media sosial?? danhari itu adalah hari lahirnya pancasila yang setiap tahunnya tak se ramai ini. Memang perlu sih, mengenang Pancasila yang menurut Saya "Sudah sedikit menyimpang" dari yang sebenarnya. dan opini saya juga Presiden Jokowi yang akhir-akhir ini banyak dihambat oleh masalah radikalisme, Liberalisme, Intoleransi Beragama tentunya. dan menurut saya juga ini adalah cara yang tepat juga mengatasi hal tersebut. telinga kita harus terbiasa didengungkan oleh hal-hal yang telah lama yang dilupakan. yaaa, lupa untuk dibanggakan lagi. Kalian tau?? negara dan bangsa lain "Tidak" Sehebat, dan tidak seberuntung bangsa kita. Negara dengan beragam suku, ras, dan agama yang berjauhan tetapi tetap selangkah. lihatlah Rusia yang tak seindah nama lamanya Uni Soviet, korea Utara dan selatan yang tak pernah "Akur". memang sudah banyak yang berniat memecahkan diri dan memilih berpisah dari NKRI. Lihat saja Timor leste yang dulunya Dengan bangga mengatakan lebih merdeka tidak sama Indonesia. Kemanakah namanya?? bisakah mengungguli bangsa yang sedikit lebih hebat kah?? Kabar bangkitnya PKI, dll itu hanya bentuk dalam rencana peretakan NKRI. terlebih disaat saya mendengar Ideologi Ke Khalifahan ditegakkan. dan dikagetkan dengan "Pembubaran Ormas HTI" saya merasa bangga dengan langkah apa yang sudah diambil Pak Presiden Jokowi. Dia dan Mereka langsung membenung gerakan yang "Tak Pantas" itu. saya tau dengan banyaknya langkah Jokowi yang menimbulkan kebaikan. pasti disertai dengan hal buruk yang timbul meskipun sedikit. memang pemimpin tak boleh hanya diam dan melihat apa yang sudah bawahan Lakukan. semuanya harus dengan "kerja nyata untuk Hidup yang lebih bermakna". saya mulai kagum ke Pak Presiden disaat mulai nekat maju ke Pilgub DKI, dan mulai bangga karena merakyatnya sampe-sampe bisa foto sama orang yang seperti saya. Move lagi, Ingatkah kalian terhadap Diubahnya sila pertama menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" mengapa diubah?? semuanya hanya karena "Bhinneka tunggal ika" yaa tidak boleh memilih salah satu. meskipun Mayoritas. "anakku.. andai kau tahu, betapa pancasila kami bentuk dengan darah dan air mata, semua ini semata-semata agar kalian tidak berkelahi anakku" ingatkah dari lisan siapakah kata-kata itu muncul?? Yupss RI 1 yang pertama. so, Kenapa kita tidak bisa hidup berdampigan dengan satu langkah nyata kalau toh sirik membuat perpecahan. Perkecil Rasa Egois, perbesar Rasa Emphaty.
Mari Kita Amalkan pancasila dengan hal-hal yang kecil. mulai dari tidak buang sampah sembarangan contohnya it sebenarnya sudah mengamalkan "Kemanusiaan yang adil dan beradab"
Mari Kita jadikan Pancasila sebagai Perekat keutuhan Bangsa dan Negara
Saya Rayhan Aly Akbar Ruhullah, Saya Indonesia, Saya Pancasila
No comments:
Post a Comment