Unforgettable ays
Halo temen-temen semua, Kali ini Ngga usah pake aku atau saya ya, biar lebih akrab ijinin Rayhan buat manggil nama seniri pake gw atau gue wkwk.
Ya, halo, Selamat Pagi temen-temen gw, Gw langsung aja mau cerita kalau gw keterima Universitas Parahyangan, oain yaa semoga ilancarkan terus keepannya, Sebelumnya gw juga uah Ketolak SNMPTN sama SBMPTN. gw milh nya Teknik Fisika ITS, juga pernah ikut Maniri ITB juga belum beruntung hahaha. Jai buat kalian yang ngga lulus Snm, Sbm, juga Maniri, jangan pernah patah semangat ya hahaha. yang gagal bukan lo oang kok. gw juga ngarep banget sama Soara kecil gw, mereka kembar btw, cowok sama cewe lagi, gw pengen banget liat mereka masuk akpol juga yang satunya PTN. Gw selalu ngarep terbaik buat mereka haha. yang ngga gw ngga saar, setiap ulang tahun orang yang pernah gw kecengin selalu kaya jai hari yang baik gitu teman-teman kalo kalian ngerasain juga gatau eh gimana. jai gini aa ua kejaian yang menurut gw harus jai hari yang ikenang seumur hiup gw yaitu 10 esember an 18 Juli, Waktu 18 Juli gw ketemu an foto bareng sama Jen. Prof. H. Mohamma Tito Karnavian M.A P.h, itu panutan banget cuy, gw sama sekali ngga nyangka sama sekali cuy. nah, yang keua waktu 18 Juli 2019 tepatnya haha. gw keterima sama Unpar. uah sih itu aja yang mau gw ceritain. oiya, Semoga gw bisa upate blog ini trus yaa. Muah hahaha
rayhanruhullah
Thursday, July 18, 2019
Monday, May 14, 2018
FREE WRITING
Kali ini saya akan membahas Free Writing. Ini menjadi pelajaran pokok dikelas saya menggantikan Bahasa Indonesia. Pelajaran ini sangat Penting, karena menurut saya, Menulis itu untuk Keabadian, Dengan Menulis kita tahu isi otak penulis.
Kali ini saya akan membahas Free Writing. Ini menjadi pelajaran pokok dikelas saya menggantikan Bahasa Indonesia. Pelajaran ini sangat Penting, karena menurut saya, Menulis itu untuk Keabadian, Dengan Menulis kita tahu isi otak penulis.
Free Writing adalah bentuk menulis dengan cara yang bebas, bebas apa saja yang kita tulis, Bebas mengeluarkan unek-unek di dalam otak kita, semuanya bebas dengan catatan tidak melanggar norma hehe.
Free Writing bisa kita temui dalam diary harian seorang. dan Free Writing adalah titik awal penulis menjadi penulis yang sebenarnya. Karena di dalam Free Writing kita belajar tanpa dikekang, kita belajar sebebas-bebasnya.
Monday, April 2, 2018
Berkacalah Jakarta
Perjalanan saya berawal dari stasiun Kebayoran. Hari itu, adalah hari pertamaku naik Transportasi Umum yang Paling Ramai di Jabodetabek. KRL itu mengantarku ke stasiun Lenteng Agung untuk bertemu si Korun, bisa jadi dia adalah kakak kelas yang paling baik disekolah ini setelah kakak sepupuku sendiri :v
Dari lenteng agung Aku disuruh untuk naik Grab ke Kamar kosnya. Dan tiba-tiba dia datang menjemputku. Aku tak tahu apa yang merubah pikirannya sehingga dia menjemputku. Saat di mobil kita lebih banyak bicara yang tak penting. Memang itu yang membuatku senang. Kita lebih menggunakan waktu kita untuk tertawa.
Setelah tiba di kamar kos-nya akupun tidak berbicara banyak hal, tapi disini lebih serius. Aku mengajaknya bicara SAC (Scout Adventure Camp). Itu adalah acara yang akan diselenggarakan di sekolahku untuk ujian Kenaikan tingkat menjadi Bantara di Pramuka. Aku tak ingin banyak membuang waktuku karena aku harus menjemput nenekku di stasiun Pasar senen.
Dari Lenteng Agung Aku naik KRL jurusan Pasar Senen karena harus 'Transit' di Manggarai dan Jatinegara. Nah, pengalaman menarik yang terjadi saat perjalananku di Stasiun Manggarai ke Jatinegara. Sesak dan banyaknya Orang di KRL tujuan Bekasi sampai Cikarang membuatku 3 kalo tak bisa naik KRL itu.
Sesaknya kereta itu membuatku sadar betapa kerasnya Hidup di Ibukota, Betapa Kejamnya orang Berselisih di Ibukota
Bagai lirik lagu Iwan Fals
"Langkahmu cepat seperti terburu
Berlomba dengan waktu
Apa yang kau cari belumkah kau dapati
Diangkuh gedung gedung tinggi"
Kejamnya Jakarta Membuatku sadar betapa Egoisnya aku, Sesaknya Kereta membuatku sadar Betapa Indahnya Berbagi.
Selamat Siang Jakarta, Dari Bandung yang tak Pernah kagum akan Keindahanmu
Sunday, June 4, 2017
Spiritual Traveler
Assalamu’ alaikum warahmah, salam
sejahtera bagi Kita semua
Sebelumnya ijinkan saya
memperkenalkan tulisan saya yang bertujuan “memberi apa yang kita punya, dan
Mensyukuri kita punya” tulisan ini hanya
sebuah kebaikan yang kecil sekali, tapi karena saking kecilnya kita tidak tahu
seberapa besarnya itu bagi mereka yang membutuhkan.
Jadi, disetiap malam jum’at, sekolah Rayhan selalu mengadakan
do’a Bersama, tapi Kami diwajibkan hadir hanya satu kali dalam sebulan,
begitupun PA (Pengajian Ahad) yang diadakan setiap hari minggu, tapi kami hanya mempunyai kewajiban untuk datang hanya
satu kali dalam sebulan juga, nah menariknya disetiap saya datang ke Doa
bersama Malam jum’at yang lebih enak dipanggil “Kumayl”, doa kumayl sendiri ada
dalam bagian Doa bersama itu.
saya selalu ingat kata
guru saya “DO GOOD FEELS GOOD TOO” iya mungkin seperti itu lah katanya “disetiap
kita berbagi, memang barang yang kita bagi akan dibagi, tapi rasa senang, lega,
dll itu juga bertambah, tapi disaat kita “tidak berbagi”, memang barang yang
tidak kita bagi itu tidak berkurang, tapi disaat yang sama rasa di hati itu
juga tidak bertambah” tutur Pak Miftah Fauzi Rakhmat.”selain itu bisa
meningkatkan Emphaty, rasa saling percaya, Tali Silaturrahmi” Beliau selalu
menjadi Inspirasi saya setiap saya melihat akhlaknya, tutur katanya, sebenarnya
semua orang bisa kita jadikan Inspirator hidup kita, tergantung seberapa besar
kita jadikan Inspirasi dan pelajaran yang kita ambil dari semua perbuatannya.
Disetiap malam Jum’at selesai “doa Kumayl”, agenda rutin
Rayhan dan teman Rayhan, Toni Gunawan, Berbagi Nasi apa yang kami dapat, kadang
juga saya minta Nasi kotak yang “lebih” dari Doa kumayl itu, setelah itu kami
berdua bagikan ke orang yang “membutuhkan” khususnya orang tua. Karena disaat
saya kecil, saya dan adik saya selalu diberikan terlebih dahulu apa yang Abi
Rayhan dapatkan, disaat Rayhan sudah mulai beranjak dewasa, “Abi, kenapa abi
selalu ngasih apa yang abi dapetin, bukan ngasih apa yang abi sisain” tanya
Rayhan kecil “karena diwaktu abi , karena anak Abi senang, Abi juga senang”
sahutnya. Semua yang abi Rayhan katakan selalu diingat sewaktu “Jarak
Memisahkan”.
Saya beri Semua nasi kotak itu sambil “Jalan Malam” bersama
sahabat saya itu. Semuanya tersenyum melihat kebaikan kita, tak jarang sesekali
orang-orang itu mengucap “Terima Kasih”, dan menurut Rayhan disitulah tantangan
orang yang memberi dengan “Ikhlas”, tak merasa apa yang diberi sesuatu yang “Berharga”.
Coba kalian bayangkan disaat semua orang yang berkecukupan berbagi dengan yang
belum berkecukupan, adakah yang namanya Manusia yang non-Emphaty?? Adakah
Kesenjangan sosial di negeri ini?? Adakah Intoleransi?? Adakah keserakahan??
Adakah yang sombong?? Jika disebutkan semuanya ini tulisan ini hanya berisi
semua pertanyaan yang diambil dari Positifnya tidak Berbagi.
Tulisan ini saya Peruntukkan mengikuti Lomba "Zetizen goes to New Zealand"
Di tanggal 1 juni 2017 kemaren, memang tidak ada yang spesial di hari itu. but, saya melihat banyak sekali post tentang hashtag #SayaIndonesia #SayaPancasila mengapa ini begitu ramai disontakkan di media sosial?? danhari itu adalah hari lahirnya pancasila yang setiap tahunnya tak se ramai ini. Memang perlu sih, mengenang Pancasila yang menurut Saya "Sudah sedikit menyimpang" dari yang sebenarnya. dan opini saya juga Presiden Jokowi yang akhir-akhir ini banyak dihambat oleh masalah radikalisme, Liberalisme, Intoleransi Beragama tentunya. dan menurut saya juga ini adalah cara yang tepat juga mengatasi hal tersebut. telinga kita harus terbiasa didengungkan oleh hal-hal yang telah lama yang dilupakan. yaaa, lupa untuk dibanggakan lagi. Kalian tau?? negara dan bangsa lain "Tidak" Sehebat, dan tidak seberuntung bangsa kita. Negara dengan beragam suku, ras, dan agama yang berjauhan tetapi tetap selangkah. lihatlah Rusia yang tak seindah nama lamanya Uni Soviet, korea Utara dan selatan yang tak pernah "Akur". memang sudah banyak yang berniat memecahkan diri dan memilih berpisah dari NKRI. Lihat saja Timor leste yang dulunya Dengan bangga mengatakan lebih merdeka tidak sama Indonesia. Kemanakah namanya?? bisakah mengungguli bangsa yang sedikit lebih hebat kah?? Kabar bangkitnya PKI, dll itu hanya bentuk dalam rencana peretakan NKRI. terlebih disaat saya mendengar Ideologi Ke Khalifahan ditegakkan. dan dikagetkan dengan "Pembubaran Ormas HTI" saya merasa bangga dengan langkah apa yang sudah diambil Pak Presiden Jokowi. Dia dan Mereka langsung membenung gerakan yang "Tak Pantas" itu. saya tau dengan banyaknya langkah Jokowi yang menimbulkan kebaikan. pasti disertai dengan hal buruk yang timbul meskipun sedikit. memang pemimpin tak boleh hanya diam dan melihat apa yang sudah bawahan Lakukan. semuanya harus dengan "kerja nyata untuk Hidup yang lebih bermakna". saya mulai kagum ke Pak Presiden disaat mulai nekat maju ke Pilgub DKI, dan mulai bangga karena merakyatnya sampe-sampe bisa foto sama orang yang seperti saya. Move lagi, Ingatkah kalian terhadap Diubahnya sila pertama menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" mengapa diubah?? semuanya hanya karena "Bhinneka tunggal ika" yaa tidak boleh memilih salah satu. meskipun Mayoritas. "anakku.. andai kau tahu, betapa pancasila kami bentuk dengan darah dan air mata, semua ini semata-semata agar kalian tidak berkelahi anakku" ingatkah dari lisan siapakah kata-kata itu muncul?? Yupss RI 1 yang pertama. so, Kenapa kita tidak bisa hidup berdampigan dengan satu langkah nyata kalau toh sirik membuat perpecahan. Perkecil Rasa Egois, perbesar Rasa Emphaty.
Mari Kita Amalkan pancasila dengan hal-hal yang kecil. mulai dari tidak buang sampah sembarangan contohnya it sebenarnya sudah mengamalkan "Kemanusiaan yang adil dan beradab"
Mari Kita jadikan Pancasila sebagai Perekat keutuhan Bangsa dan Negara
Mari Kita Amalkan pancasila dengan hal-hal yang kecil. mulai dari tidak buang sampah sembarangan contohnya it sebenarnya sudah mengamalkan "Kemanusiaan yang adil dan beradab"
Mari Kita jadikan Pancasila sebagai Perekat keutuhan Bangsa dan Negara
Saya Rayhan Aly Akbar Ruhullah, Saya Indonesia, Saya Pancasila
Subscribe to:
Posts (Atom)
